Selasa, 28 Desember 2010

RPP IPA SMP Kelas VIII semester 2 Yang Berkarakter

RPP IPA SMP Kelas VIII Semester 2 Yang Berkarakter
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Satuan Pendidikan : SMPN 3 Sukatani
Mata Pelajaran : IPA Terpadu
Kelas/Semester : VIII/2
Materi Pokok : 7.1 Getaran dan Gelombang
Sub materi Pokok : 7.1.1 Pengertian Getaran
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

I. Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan konsep getaran dan gelombang serta parameter-parameternya.



II. Indikator
  •  Mengindentifikasi getaran pada kehidupan sehari-hari
  •  Mengukur periode dan frekuensi suatu getaran
III. Tujuan Pembelajaran
       Pemahaman dan Penerapan Konsep
       Peserta didik dapat :
  • menjelaskan konsep getaran dengan cara berpikir logis
  •  menjelaskan perbedaan antara simpangan dan amplitudo dengan berpikir logis
  •  menemukan hubungan antara amplitudo dan perioda dengan berpikir logis dan kreatif
  •  menemukan hubungan antara perioda dengan frekuensi dengan berpikir logis dan kreatif
  •  menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya periode dan frekuensi dengan berpikir logis dan kritis
       Kinerja Ilmiah
Peserta didik dapat bekerjasama dalam kelompok heterogen untuk melakukan percobaan yang menunjukkan tentang konsep getaran, menentukan periode dan menyelidiki pengaruh amplitudo pada periode getaran dengan teliti, jujur dan bertanggung jawab

IV. Materi Pokok
Getaran dan gelombang
1. Pengertian getaran
Getaran adalah gerak bolak-balik suatu partikel secara periodik melalui titik keseimbangannya.
2. Periode dan Frekuensi getaran
Waktu yang diperlukan benda untuk menempuh satu getaran penuh disebut dengan periode (T), sedangkan banyaknya getaran benda dalam waktu satu detik disebut dengan frekuensi (f). Hubungan periode dan frekuensi adalah sebagai berikut.
T=1/f dan f=1/T
Dengan:
T = periode (s)
f = frekuensi (Hz)

Periode dan frekuensi dapat juga ditentukan menggunakan persamaan sebagai berikut’
T=t/n dan f=n/t

V. Model / Metode Pembelajaran
     • Model : Direct Instruction (DI), Cooperative Learning
     • Metode : Observasi, ceramah, eksperimen
VI. Langkah Pembelajaran
A. Pendahuluan
Motivasi
Ketika kalian menggetarkan sebuah penggaris pada ujung meja, maka penggaris itu akan bergetar. Apa sebenarnya getaran itu ? atau pernahkah kalian main ayunan? Apa yang terjadi ketika kalian menggerakkan ayunan? Apakah gerakan ayunan bisa disebut getaran?
Pengetahuan Prasyarat
Cara membaca stopwacth

B. Kegiatan Inti
• Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran kepada peserta didik
• Peserta didik membentuk kelompok secara heterogen
• Peserta didik bekerjasama untuk mendiskusikan pengertian getaran dari kegiatan yang didemonstasikan guru didepan kelas dengan berpikir logis
• Peserta didik mampu menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari-hari
• Semua anggota kelompok bekerjasama menyiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan pada percobaan
• Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen dengan jujur, teliti dan penuh rasa tanggungjawab sesuai dengan panduan lks dan petunjuk yang diberikan guru
• Peserta didik mendiskusikan hasil percobaan tentang perbedaan antara simpangan dan amplitudo serta pengertian periode getaran
• Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok dan memberikan informasi yang sebenarnya
• Secara kelompok peserta didik diminta untuk menyimpulkan dari kegiatan di atas.
C. Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk menyimpulkan hasil percobaan.
Melalui diskusi, disimpulkan :
• getaran adalah gerak bolak–balik secara berkala melalui titik seimbangnya
• simpangan adalah gerakan benda dari titik seimbanganya
• amplitudo adalah simpangan terjauh
• satu getaran penuh = 4 x amplitudo, 1 amplitudo – ¼ getaran
• periode adalah selang waktu yang diperlukan untuk menempuh satu getaran.
• Satuan periode dalam SI adalah sekon
• Perioda tidak bergantung pada amplitude dan massa beban tetapi bergantung pada panjang tali
• Frekuensi adalah bayaknya getaran yang dilakukan benda dalam satu sekon.
• Hubungan antara periode dengan frekuensi dapat dirumuskan : T=1/f atau f=1/T
• Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal
VII. Sumber dan Alat
• Sumber : Buku paket IPA kelas 8 yang relevan
• Buku Sains Fisika SMP Kelas 2 Penerbit Erlangga
• LKS
Alat dan Bahan :
• Mistar plastik
• Tali atau benang
• Beban atau bandul
• Pegas
• Statif, stopwatch
• 3 buah beban yang identik
VIII. Penilaian
Pemahaman dan Penerapan Konsep
Peserta didik diminta untuk menjawab pertanyaan
• Apa yang dimaksud dengan getaran?
• Jelaskan perbedaan antara simpangan dan amplitudo?
• Apa pengaruh amplitudo pada perioda suatu getaran?
• Bagaimanakah hubungan antara periode dengan frekuensi?
• Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi periode dan frekuensi getaran?

Kinerja Ilmiah :
Guru menilai ketika peserta didik melakukan percobaan untuk menunjukkan konsep getaran, menentukan periode dan menyelidiki pengaruh amplitudo pada periode getaran.

No.                Aspek yang dinilai                                     Penilaian                    Keterangan
1. Menyusun alat dan bahan percobaan
2. Melaksanakan percobaan sesuai dengan panduan lks
3. Bekerjasama
4. Melaksanakan diskusi kelompok
Rata-rata

Kriteria :
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang


Mengetahui                                                                            Sukatani, Januari 2010
Kepala Sekolah SMPN 3 Sukatani                                        Guru Mata Pelajaran




Iwan Hidayat Angga, S.Pd,M.M.Pd                                       Teni Maryani, S.Ag
NIP. 196801081990031003                                                  NIP. 197505212007012010


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Satuan Pendidikan : SMPN 3 Sukatani
Mata Pelajaran : IPA Fisika
Kelas/Semester : VIII/2
Materi Pokok : 7.1 Getaran dan Gelombang
Sub materi Pokok : 7.1.2 Sifat-sifat Umum Gelombang
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

I. Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan konsep getaran dan gelombang serta parameter-parameternya.

II. Indikator :
• Mengidentifikasi gelombang pada kehidupan sehari-hari
• Membedakan karaktreristik gelombang tranversal dan gelombang longitudinal

III. Tujuan Pembelajaran :
3.1. Pemahaman dan Penerapan Konsep
Peserta didik dapat :
• menjelaskan pengertian gelombang secara cermat
• mengamati gelombang pada tali dengan teliti
• menjelaskan gelombang membawa energi ketika merambat secara cermat
• membedakan antara gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik secara sistematis
• menjelaskan pengertian gelombang transversal dan gelombang longitudinal secara cermat dan sistematis
• memberikan contoh gelombang transversal dan gelombang longitudinal secara logis
3.2. Kinerja Ilmiah
Peserta didik dapat bekerjasama dalam kelompok heterogen untuk melakukan percobaan membuat gelombang, percobaan menunjukkan bahwa medium tidak merambat bersama gelombang dan menyelidiki tentang gelombang longitudinal secara teliti.

IV. Materi Pokok:
Getaran dan gelombang
1. Pengertian gelombang
Gelombang adalah salah satu bentuk perambatan energi
2. Jenis gelombang
A. Menurut zat perantaranya gelombang dibedakan menjadi dua:
1. gelombang mekanik yaitu gelombang-gelombang yang dalam perambatannya atau perpindahannya membutuhkan medium perantara. Contohnya gelombang tali, gelombang bunyi dan gelombang air.
2. gelombang elektromagnetik yaitu gelombang-gelombang yang dalam perambatannya tidak memerlikan medium perantara. Contonya gelombang radio, gelombang radar, sinar X, sinar gamma, cahaya tampak, dan lain-lain.
Sifat gelombang elektromagnetik:
• Dapat merambat melalui ruang hampa udara
• Dapat dipantulkan
• Dapat dibiaskan
B. menurut arah getarnya
• gelombang transversal yaitu gelombang yang arah rambatnya tegak lurus terhadap arah getarnya. Contohnya gelombang tali dan gelombang cahaya
• gelombang longitudinal yaitu gelombang yang arah rambatnya sejajar terhadap arah getarnya. Contohnya gelombang bunyi

V. Model / Metode Pembelajaran
• Model : Direct Instruction (DI), Cooperative Learning
• Metode : Observasi, ceramah, eksperimen


VI. Langkah Pembelajaran :
Pendahuluan
Motivasi
Guru mengajukan pertanyaan :
• Mengapa kakimu terasa terdorong ketika terkena ombak di pantai?
• Apa yang kamu ketahui tentang tsunami?
• Mengapa kayu yang terapung di permukaan air akan bergerak naik-turun?

Pengetahuan Prasyarat :Pengertian getaran

Kegiatan Inti :
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok yang heterogen.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) bekerjasama mendiskusikan pengertian gelombang.
• Perwakilan dari tiap kelompok secara mandiri diminta untuk mengambil seutas tali kurang lebih 3 m dan potongan kertas.
• Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati gelombang pada tali (Kegiatan 4.5 h.107).
• Peserta didik dalam setiap kelompok bertangungjawab dan disiplin dalam melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
• Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Peserta didik secara cermat memperhatikan penjelasan guru bahwa gelombang membawa energi selama perambatannya.
• Peserta didik secara cermat memperhatikan perbedaan gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik yang disampaikan oleh guru.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) bekerjasama mendiskusikan pengertian gelombang transversal.
• Perwakilan peserta didik diminta secara logis untuk menyebutkan contoh gelombang transversal dalam kehidupan sehari-hari.
• Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati gelombang transversal pada slinki.
• Peserta didik secara kreatif melakukan eksperimen berkelompok dengan menggunakan sebuah slinki (Kegiatan 4.7 h.108).
• Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Peserta didik dalam setiap kelompok bekerjasama dan bertoleransi mendiskusikan istilah-istilah yang berkaitan dengan gelombang transversal.
• Peserta didik secara jujur mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya
Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) membuat kesepakatan bersama untuk membuat kesimpulan:
• Gelombang adalah usikan yang merambat yang membawa energi dari satu tempat ke tempat lainnya.
• Pada perambatan gelombang hanya gelombang yang merambat sedangkan medium gelombang tidak ikut merambat.
• Contoh : Gabus atau kayu yang terpung di permukaan air hanya bergerak naik-turun, tetapi tidak bergerak maju
• Pada perambatannya gelombang membawa energi. Contoh perambatan gelombang membawa energi :Kaki terasa terdorong ketika diterjang gelombang laut, kapal bisa hancur ketika diterjang ombak besar, dan gelombang yang besar seperti tsunami dapat memporak-porandakan Aceh.
• Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

VII. Sumber dan Alat
• Sumber : Buku paket IPA kelas 8 yang relevan
• Buku Sains Fisika SMP Kelas 2 Penerbit Erlangga
• LKS
Alat dan Bahan :
• Sebuah ember dan air secukupnya
• Seutas tali jemuran, keras dan tiang
VIII. Penilaian :
a. Pemahaman dan Penerapan Konsep :.
Peserta didik diminta untuk menjawab soal kompetensi halaman 105 buku Sains Fisika SMP Kelas 2A Penerbit Erlangga.

b. Kinerja Ilmiah :
Guru menilai ketika peserta didik melakukan percobaan untuk membuat gelombang, percobaan menjukkan bahwa medium tidak merambat bersama gelombang dan menyelidiki tentang gelombang longitudinal.


Mengetahui                                                                                    Sukatani, Januari 2010
Kepala Sekolah SMPN 3 Sukatani                                                Guru Mata Pelajaran




Iwan Hidayat Angga, S.Pd,M.M.Pd                                                Teni Maryani, S.Ag
NIP. 196801081990031003                                                           NIP. 197505212007012010



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMP N 3 Sukatani
Kelas / Semester : VIII (Delapan) / Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Materi Pokok : Gaya
Alokasi Watu : (6 x 40 menit) 3 pertemuan

Standar Kompetensi
6.1 Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar
6.2. Menerapkan hukum Newton untuk menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
• Mendemonstrasikan hukum I Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Mendemonstrasikan hukum II Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Mendemonstrasikan hukum III Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Membedakan besar gaya gesekan pada berbagai permukaan yang berbeda kekasarannya yaitu pada permukaan benda yang licin, agak kasar, dan kasar dengan jujur.
• Menunjukkan beberapa contoh adanya gaya gesekan yang menguntungkan dan gaya gesekan yang merugikan.
• Menumbuhkan rasa ingin tahu dengan membedakan berat dan massa suatu benda.
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
• Menyebutkan bunyi hukum I Newton.
• Menerapkan hukum I Newton dalam kehidupan sehari-hari.
• Menyebutkan bunyi hukum II Newton.
• Menyebutkan penerapan hukum II Newton dalam kehidupan sehari-hari.
• Menyebutkan bunyi hukum III Newton.
• Menyebutkan penerapan hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari.
• Menjelaskan pengertian gaya gesekan.
• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya gesekan.
• Membedakan gaya gesekan statis dan gaya gesekan kinetis.
• Menyebutkan gaya gesekan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
• Menyebutkan gaya gesekan yang merugikan dalam kehidupan sehari-hari.
• Menjelaskan pengertian gaya berat.
• Menjelaskan faktor yang mempengaruhi gaya berat di permukaan bumi.
• Menumbuhkan rasa ingin tahu dengan membedakan berat dan massa suatu benda.
• Membedakan berat dan massa suatu benda.
• Menjelaskan gaya pada benda yang diam.

B. Materi Pembelajaran
Gaya

C. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok - Observasi -Eksperimen-Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
• Motivasi dan Apersepsi:
1. Apa yang terjadi jika mobil yang kamu tumpangi itu berhenti secara tiba-tiba?
2. Apakah yang menyebabkan kita dapat berjalan diatas lantai?
• Prasyarat pengetahuan:
1. Apakah bunyi hukum I Newton?
2. Apakah bunyi hukum III Newton?

b. Kegiatan Inti
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum Newton tentang gerak.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum I Newton dengan jelas.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hukum Newton I dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum II Newton.
• Guru membentuk kelompok yang heterogen untuk memudahkan memahami pelajaran
• Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan penerapan hukum II Newton dalam kehidupan sehari-hari.
• Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil kerjasama dan diskusi.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
• Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum II Newton yang disampaikan oleh guru.
• Guru memberikan beberapa soal penerapan hukum II Newton untuk dikerjakan oleh peserta didik.
• Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum III Newton.
• Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan penerapan hukum III Newton.
• Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
c. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
• Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
• Dapatkah kamu berjalan cepat di dalam kolam renang?
• Apakah gaya gesekan bermanfaat bagi kehidupan kita atau malah merugikan?
Prasyarat pengetahuan:
• Apakah yang dimaksud dengan gaya gesekan?
• Apakah peranan gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari?
Pra eksperimen:
- Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya gesekan.
• Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya gesekan.
• Peserta didik dengan kelompoknya mendiskusikan perbedaan antara gaya gesekan statis dan gaya gesekan kinetis.
• Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan peranan gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari.
• Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan gaya gesekan yang bermanfaat dan gaya gesekan yang merugikan dalam kehidupan sehari-hari.
• Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
c. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yangh memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
• Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
• Apakah yang mempengaruhi gaya tarik suatu benda?
• Mengapa gelas di atas meja tidak terjungkir jika tidak kamu sengggol?
Prasyarat pengetahuan:
• Apakah yang dimaksud dengan gaya berat?
• Apakah yang dimaksud dengan gaya normal?
Pra eksperimen:
- Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya berat.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi gaya berat di permukaan bumi.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan persamaan gaya berat.
• Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya berat yang disampaikan oleh guru.
• Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya berat untuk dikerjakan oleh peserta didik.
• Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai berat benda di bulan dan di tempat lain.
• Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah neraca, beberapa benda bermassa 1 kg, 2 kg, 3 kg, 4 kg, dan 5 kg.
• Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menentukan perbandingan antara berat dan massa (Kegiatan 1.9 h.20).
• Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
• Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Peserta didik dengan kelompoknya membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah dilakukan.
• Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara massa dan berat.
• Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya normal.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai keseimbangan gaya pada benda yang diam berikut contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

c. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yangh memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
• Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.2B (Esis) halaman 11-30
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat dan bahan praktikum
d. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
• Penugasan
• Tes tertulis
• Tes unjuk kerja
b. Bentuk Instrumen:
• Tugas rumah
• Uji petik kerja prosedur
• Uraian
• PG
c. Contoh Instrumen:
• Contoh tugas rumah
Buatlah artikel yang menjelaskan percobaan sederhana (tujuan, alat dan bahan serta langkah kerja) tentang aplikasi hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari.
• Contoh tes urain
Mengapa permukaan ban dibuat berulir? Apakah yang terjadi jika ban itu digunakan di jalan yang becek?
• Contoh tes PG
Besarnya gaya tarik bumi pada suatu benda menyatakan ....
a. berat benda c. volume benda
b. massa benda d. massa jenis benda


Mengetahui                                                                              Sukatani, Januari 2010
Kepala Sekolah SMPN 3 Sukatani                                          Guru Mata Pelajaran



Iwan Hidayat Angga, S.Pd,M.M.Pd                                       Teni Maryani, S.Ag
NIP. 196801081990031003                                                  NIP. 197505212007012010


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah : SMPN 3 Sukatani
Kelas / Semester : VIII (Delapan) / Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Alokasi Waktu : 4 Jam Pelajaran (2 x pertemuan)

Standar Kompetensi
7. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari.

Kompetensi Dasar
7.4 Mendeskripsikan alat-alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
• Menjelaskan fungsi mata ciptaan tuhan sebahgai alat optik.
• Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina secara teliti.
• Menjelaskan beberapa cacat mata dan penggunaan kaca mata.
• Menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik.
• Menjelaskan konsep lup dengan sebagai alat optik.
• Menjelaskan cara kerja beberapa produk teknologi yang relevan, seperti : mikroskop, berbagai jenis teropong, dan periskop secara sistematis.
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
• Menjelaskan pengertian alat optik.
• Menjelaskan fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik.
• Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina secara teliti.
• Menjelaskan daya akomodasi mata.
• Membedakan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi.
• Membedakan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh
• (punctum remotum).
• Menjelaskan beberapa cacat mata dan penanggulangannya.
• Menjelaskan keterbatasan mata.
• Membuktikan keberadaan bintik buta pada retina.
• Membuktikan penglihatan binokuler.
• Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera.
• Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup.
• Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mikroskop.
• Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja teropong.
• Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja periskop.
B. Materi Pembelajaran
Alat-alat Optik

C. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction(DI)- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
• Mengapa kita dapat melihat benda yang berada pada berbagai jarak dengan jelas?
• Mengapa jatuhnya bayangan bisa di depan atau di belakang retina?
Prasyarat pengetahuan:
• Apakah yang dimaksud dengan daya akomodasi?
• Bagaimana proses pembentukan bayangan benda pada retina?
Pra eksperimen:
• Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.

b. Kegiatan Inti
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian alat-alat optik.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik.
• Peserta didik memperhatikan proses pembentukan bayangan benda pada retina yang disampaikan oleh guru.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian daya akomodasi mata berdasarkan pengetahuannya sendiri .
• Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi.
• Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh (punctum remotum).
• Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor-faktor yang menyebabkan cacat mata untuk menemukan kesepakatan bersama.
• Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa contoh cacat mata.
• Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa contoh cacat mata dan penanggulangannya.
• Peserta didik memperhatikan beberapa contoh keterbatasan mata yang disampaikan oleh guru.
• Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil selembar kertas karton, sebuah spidol, dan dua buah pensil yang ujungnya runcing.
• Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuktikan keberadaan bintik buta pada retina dan membuktikan penglihatan binokuler (Kegiatan 7.2 h.193 dan Kegiatan 7.3 h 194).
• Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan penuh tanggung jawab sesuai langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
• Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
• Peserta didik dengan kelompoknya diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan dengan sistematis.
• Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
- Mengapa lensa kamera f / 1,0 lebih mahal daripada lensa f / 2,8?
- Bagaimana cara mengamati benda kecil dengan menggunakan lup agar mata tidak cepat lelah?
Prasyarat pengetahuan:
- Apakah yang dimaksud dengan apertur?
- Bagaimana prinsip kerja lup?

b. Kegiatan Inti
• Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja alat-alat optik.
• Guru membagi tugas kelompok:
• 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera.
• 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup.
• 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mikroskop.
• 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja teropong.
• 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja periskop.
• Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
• Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
• Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
• Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
• Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
• Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik untuk membuat model periskop (Cipta Ide h.204).
E. Sumber Belajar
1. Buku IPA Terpadu Jl.2A (Esis) halaman 189-208
2. Buku referensi yang relevan
3. Lingkungan
4. Alat dan bahan praktikum
F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
• Tes tertulis
• Tes unjuk kerja
• Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
• Tes PG
• Tes isian
• Tes uraian
• Uji petik kerja prosedur
• Tugas rumah
c. Instrumen:
• tes PG
Benda akan terlihat jelas oleh mata jika bayangan jatuh pada ....
a. kornea c. lensa mata
b. retina d. pupil
• tes isian
Bayangan yang dibentuk oleh lensa mata bersifat ....
• tes uraian
Mengapa lup harus memiliki panjang fokus yang pendek?
• tugas rumah
Membuat model periskop (Cipta Ide h.204).

Mengetahui                                                                      Sukatani, Januari 2010
Kepala Sekolah SMPN 3 Sukatani                                  Guru Mata Pelajaran



Iwan Hidayat Angga, S.Pd,M.M.Pd                               Teni Maryani, S.Ag
NIP. 196801081990031003                                          NIP. 197505212007012010


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMPN 3 Sukatani
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VIII/II
Standar Kompetensi : Memahami konsasep dan penerapan getaran gelombang Dan optika dalam produk teknologi sehari - hari
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit


I. Indikator
- Menjelaskan secara logis mengenai perbedaan ultrasonik,infrasonik dan audiosonik.
- Menjelaskan perbedaan antara desah dan nada secara teliti.

II. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai proses pembelajaran siswa mampu :
• Mendefinisikan pengertian ultrasonik,infrasonik dan audiosonik dengan cermat.
• Membedakan antara desah dan nada dengan teliti.
• Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bunyi dengan cermat.
• Mendefinisikan pengertian timbre dengan cermat.
• Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi nada menurut Mersence dengan teliti.

III. Materi Pembelajaran
Bunyi
• Bunyi merupakan salah satu bentuk gelombang.
• Berdasarkan frekuensinya bunyi dapat dikelompokkan kedalam tiga kelompok, yaitu ultrasonik,audiosonik,dan infrasonik. Bunyi yang mempunyai frekuensi diatas 20.000 Hz disebut ultrasonik. Bunyi ini hanya dapat didengar oleh lumba-lumba dan kelelawar. Bunyi yang mempunyai frekuensi antara 20 Hz- 20.000 Hz disebut audiosonik.Selang frekuensi bunyi ini dapat di dengar manusia.Bunyi yang mempunyai frekuensi di bawah 20 Hz disebut infrasonik.Bunyi ini dapat didengar oleh binatang-binatang tertentu, seperti anjing,laba-laba, dan jangkrik.
• Desah adalah bunyi yang mempunyai frekuensi tak teratur sedangkan nada adalah bunyi yang mempunyai frekuensi tertentu.
• Faktor-faktor yang mempengaruhi kuat bunyi adalah :
1. Amplitudo,
2. Jarak sumber bunyi dari pendengar,
3. Jenis medium
• Faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi nada alamiah sebuah dawai menurut Mersenne adalah :
1. Panjang senar , semakin panjang senar senakin rendah frekuensi yang dihasilkan.
2. Luas penampang, semakin besar tegangan senar semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan.
3. Tegangan senar,semakin besar tegangan senar semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan.
4. Massa jenis senar, semakin kecil massa jenis senar semakin tinggi frekuensi yang dihasilkan.
IV. Metode Pembelajaran
Diskusi Kelompok

V. Sumber Dan Alat Pembelajaran
- Buku paket IPA BSE
- LKS
- Dawai

VI. Langkah-langkah Pembelajaran
Pendahuluan
• Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran siswa.
• Guru memeriksa kerapihan siswa dan kebersihan kelas.
• Siswa digali apersepsinya :
• Apakah pernah kalian memainkan gitar atau dawai ?
• Siswa diberi motivasi dan digali konsep awalnya :
• Apakah kalian pernah mendengar bunyi dawai ?
• Siswa menerima informasi mengenai materi pelajaran dan kompetensi yang akan dicapai.
Kegiatan Inti
• Siswa dengan bantuan guru membentuk kelompok belajar IPA yang terdiri dari 6 orang dengan jenis kelamin dan kemampuan yang berbeda (heterogen).
• Siswa duduk berdasarkan kelompok yang sudah ditentukan.
• Siswa melaksanakan kegiatan diskusi kelas dibawah arahan guru dengan jujur dan bertanggung jawab.
• Siswa diarahkan untuk mencapai pemahaman mengenai perbedaan ultrasonik,infrasonik dan audiosonik.
• Siswa diberi penguatan dari hasil kegiatan pembelajaran sehingga tercapai kesepakatan bersama.
Kegiatan Penutup
• Siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya secara jujur mengenai materi yang telah disampaikan.
• Siswa diajak merefleksikan hasil pembelajaran melalui kegiatan tanya jawab.
• Siswa mengerjakan tes tertulis yang telah disiapkan oleh guru.
• Siswa mengumpulkan hasil tes.
• Siswa diberi informasi mengenai materi yang akan dipelajari minggu depan yaitu gelombang bunyi.
• Kegiatan pembelajaran ditutup oleh guru dengan mengucapkan salam.
VII. Evaluasi
• Tes lisan
1. Apa yang dimaksud dengan bunyi ?
2. Apakah perbedaan ultrasonik,infrasonik dan audiosonik ?
3. Apakah perbedaan desah dan nada ?
4. Apakah yang dimaksud dengan tembre ?
5. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kuat bunyi ?
6. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi frekuensi nada alamiah menurut Marsenne.
Mengetahui                                                                                   Sukatani, Januari 2010
Kepala Sekolah SMPN 3 Sukatani                                               Guru Mata Pelajaran



Iwan Hidayat Angga, S.Pd,M.M.Pd                                            Teni Maryani, S.Ag
NIP. 196801081990031003                                                       NIP. 197505212007012010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar